KISAH ASHABUL KAHFI I

kisah ashabul kahfi
Goa ashabul kahfi
“mungkin sehari atau setengah hari”   “Hanya Allahlah yang mengetahui berapa lama kita tertidur”

Bangun dari tidur panjang mereka dihimpit rasa lapar. Singkat cerita Masaklaminaya beserta anjingnya keluar untuk membeli makanan. Sesampainya di pasar orang-orang heran melihatnya ia tampak bagai monster dan tidak mirip sama sekali dengan manusia. Ia memberikan uang dari 309 tahun lalu yang saat ini tidak digunakan lagi/tidak laku. Peristiwa ini mengundang keributan hingga akhirnya prajurit membawa Masaklaminaya ke istana.

“Celakalah aku, aku tertangkap” Gumam Masaklaminaya dalam hati. Ia belum sadar dengan apa yang sebenarnya terjadi bahwa mereka telah tertidur selama 309 tahun. Ia mencoba memberontak dari jerat prajurit.. “Teman-teman tolog aku.. siapa pun tolong aku.. Ya Allah tolonglah aku..”

Sesampainya di istana ketakutan Masaklaminaya berangsur-angsur meredah, Ia tidak lagi melihat berhala terpajang di pintu masuk istana.. dalam hatinya dipenuhi rasa penasaran dan bukan lagi ketakutan.

Singkat cerita Gubernur mendengarkan perkataan Masaklaminaya… salah seorang menteri maju dan berkata “Kaukah salah seorang dari tujuh pemudah yang melarikan diri dari Diqyanus ?”

“Ya, Jadi tuan Tahu. Apakah tuan juga berada pada waktu itu?”

“Tentu saja tidak. Peritiwa itu sudah berlangsung 309 tahun yang lalu, dan kisah hilangnya kalian terus dibicarakan oleh orang-orang”

Masaklaminaya tersungkur mendengar penjelasan itu.. Maha Suci Allah yang telah menunjukkan kuasanya.

Mengetahui kebenaran ini Gubernur segera memanggil tawanan kelompok yang telah menyebarkan ajaran sesat dan menceritakan kisah Masaklaminaya yang telah ditidurkan selama 309 tahun lamanya.

“Dimanakan keenam temanmu yang lainnya?” Tanya Gubernur

“Mereka menungguku di dalam gua untuk membawakan makanan untuk mereka ”

“Bawalah aku ke sana!”

Mereka pun segera menuju gua tempat mereka tertidur, gubernur mengikut sertakan para tahanan sesat itu untuk membuktikan kebenaran kisah Masaklaminaya.

Sesampainya di gua Masaklaminaya berkata kepada Gubernur. “Tuan jika teman-temanku mendengar deruh langkah prajurit Tuan, mungkin saja mereka bisa mati ketakutan. Untuk itu biarkanlah hamba masuk terlebih dahulu”

“Baiklah, aku mengerti.. lakukanlah apa yang hendak kau lakukan”

Masaklaminaya kemudian menemui teman-temannya dengan tidak membawa apa-apa.

“Ada apa Masaklaminaya, kenapa kau tidak membawa makanan?”

“Tenanglah saudaraku, akan kuceritakan apa yang sebenarnya terjadi”

Mengetahui apa yang terjadi sebenarnya.. mereka sadar telah hidup pada zaman yang amat jauh dengan kehidupan mereka. Ketujuh pemuda itu kemudian berdoa kepada Allah agar nyawa mereka di cabut. Hingga Allah swt mengabulkan doanya dan mengangkat mereka menghadap sang Ilahi dengan penuh kerinduan

Sementera itu pasukan yang resah telah lama menunggu masuk ke gua dan mendapati ke tujuh pemuda itu.. para penyebar ajaran sesat itu pun tak kuasa menahan deruh air mata yang mengalir dan menyadari kekuasaan Allah swt dan bersujud di hadapan ke tujuh pemuda tadi.. Maha Suci Allah dengan segalah Kuasa-Nya 

1 2 3 4 << Back

No comments:

Post a Comment