KISAH QORUN YANG BINASA DENGAN HARTANYA II


Qorun / Qarun adalah sosok manusia kaya yang hidup di zaman Nabi Musa. Sebenarnya Qarun adalah saudara sepupu Nabi Musa a.s. Qarun hidup sebagai orang yang sangat kaya raya bergelimang harta, namun karena lacut/durhaka kepada Allah ia disiksa ditenggelamkam ke dalam bumi beserta hartanya. Yuk ikuti kisahnya :

Ketika turun ayat bab zakat kepada Nabi Musa Alaihi Salam, Qorun datang kepada Nabi Musa. Nabi Musa AS menerangkan bab zakat kepada Qorun bahwa setiap 1000 dinar zakatnya adalah 1 dinar, setiap 1000 dirham zakatnya 1 dirham, setiap 1000 kambing zakatnya 1 kambing dll. Lalu qarun kembali ke rumahnya dan menghitung jumlah harta yang harus dizakati. Setelah dihitung-hitung ternyata jumlahnya sangat banyak sekali dan timbul serakahnya qarun tidak mau menyerahkan zakat.  Tidak cukup disitu, Qarun malah timbul niat jahat dan mengumpulkan orang-orang Bani Israil dan berkata : ” wahai orang bani Israil, sesungguhnya Nabi Musa memerintahkan terhadap kalian tentang segala peraturan agama, dan salah satu perintahnya yaitu kalian diperintah memberi makan pada Nabi Musa dengan tujuan merampas harta kalian.” (Qarun menyimpangkan penjelasan bab zakat pada Bani Israil dengan mengatakan bahwa Nabi Musa mempunyai tujuan untuk merampas harta orang-orang Bani Israil).

KEUTAMAAN KEUTAMAAN NABI DAUD

KEUTAMAAN KEUTAMAAN NABI DAUD
Berikut ini adalah kisah seorang Raja sekaligus Nabi bagi Bani Israil

Berikut ini adalah ringkasan kisah Nabi Daud yg disarikan dArI buku best seller “Kisah Para Nabi” karya Ibnu Katsir.

Nabi Daud adalah kturunan generasi ke-10 dr Nabi Ya’qub bin Ishak bin Ibrahim. Ia seorang hamba, Nabi, sekaligus khalifah di Baitul Maqdis.

Nabi Daud adalah seorang yg berpostur pendek, bermata biru, berambut jarang, serta berhati bersih dan jernih.

Nabi Daud berhasil memegang tampuk kekuasaan kerajaan Bani Israil setelah berhasil membunuh Jalut (Goliath).

Allah telah menganugerahkan kerajaan dan kenabian kepadanya. Nabi Daud lah orang pertama yg mendapatkan dua anugerah itu.

Dan Allah telah menundukkan gunung-gunung dan burung-burung, yang semua bertasbih bersama Nabi Daud.

KISAH NABI DAUD DENGAN RAJA JALUT

KISAH NABI DAUD DENGAN RAJA JALUT
Nabi Daud mengalahkan raja jalut
Nabi Daud a.s merupakan seorang nabi dan rasul dalam agama Islam. Baginda juga dikenali sebagai David dalam agama Yahudi dan Kristian. Baginda merupakan raja kedua dan yang paling terkenal dalam kerajaan Israel. Nabi Daud menerima kitab Zabur

Daud ialah nabi dan raja Bani Israel. Semenjak masih muda telah menyertai tentera Bani Israil di bawah pimpinan Thalut melawan pasukan bangsa Palestin yang dipimpin Jalut (Goliath). Malahan Nabi Daud yang membunuh Jalut, sehingga dipuji sebagai pahlawan perang. Setelah Raja Thalut meninggal, Nabi Daud menggantikannya sebagai raja. Allah SWT mengangkat Daud sebagai nabi dan rasul-Nya. Kepadanyalah diturunkan kitab Zabur. Beliau memiliki sejumlah mukjizat, seperti suara yang merdu, kecerdasan akal, mengerti bahasa burung, dan melembutkan besi.

Nabi Daud meninggal dalam usia 100 tahun dan dikebumikan di Baitul Muqaddis. Beliau digantikan puteranya Nabi Sulaiman yang kemudiannya menjadi nabi.

Nabi DAUD adalah anak bungsu dari tiga belas bersaudara. Ayahnya bernama Yisya. Ia adalah generasi ke-13 dari keturunan Nabi Ibrahim. Ia berasal dari keluarga Bani Israil. Mereka bermukim di Betlehem, yang kemudian menjadi kota kelahiran Nabi Isa a.s. Ketika mulai dewasa, Daud dan dua kakaknya ikut berperang melawan pasukan Jalut dari Filistin (Palestina) yang menjajah Bani Israil. Karena berhasil mengalahkan Jalut, Daud dinikahkan oleh Raja Talut dengan Mikyal, putrinya. Mikyal sangat setia kepada Daud. Raja Talut, yang sebelumnya berniat membunuh Daud, akhirnya meninggalkan mahkota kerajaannya. Daud dinobatkan menjadi raja Bani Israil ketika masih berusia di bawah 30 tahun. Ia kemudian menjadikan Baitulmakdis (Yerusalem) ibukota kerajaannya. Ketika berusia 40 tahun, Daud menerima risalah kenabian. Allah Swt. memberinya kitab Zabur (Q.4:163; 17:55) dan beberapa mu'jizat. Nabi Daud a.s. memerintah Bani Israil selama sekitar 40 tahun dan dianugerahi usia 100 tahun 6 bulan.

KISAH NABI DAUD A.S DENGAN ULAT MERAH

KISAH NABI DAUD A.S DENGAN ULAT MERAH
Ulat bulu merah
Dalam sebuah Al Kisah diceritakan, Nabi Daud Alahissalam sedang duduk dalam suraunya sambil membaca kitab az-Zabur, tiba tiba ia melihat seekor ulat merah dan beliau berkata pada dirinya; “Apa yang dikehendaki Allah dengan ulat ini?”

Segera setelah berkata begitu, maka Allah mengizinkan ulat merah itu berkata-kata, ulat merah itu berkata kepada Nabi Daud Alaihissalam:


“Wahai Nabi Allah! Allah Subhanahuwwataala telah mengilhamkan kepadaku untuk membaca‘Subhanallahu walhamdulillahi wala ilaha illallahu wallahu akbar’ setiap hari sebanyak 1000 kali dan pada malamnya Allah mengilhamkan kepadaku supaya membaca ‘Allahumma shalli ala Muhammadin annabiyyil ummiyyi wa ala alihi wa sohbihi wa sallim’ setiap malam sebanyak 1000 kali".
Setelah ulat merah itu berkata demikian, maka dia pun bertanya kepada Nabi Daud A.S.: